Langsung ke konten utama
TUGAS MAKALAH TENTANG PERGURUAN TINGGI






BAB I
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan hal yang penting dan wajib bagi semua warga negara dunia termasuk Indonesia.  Negara memiliki tugas utama yakni mencerdaskan kehidupan bangsa . Artinya bahwa negara memiliki tugas utama yakni mendidik generasi muda sebagai penerus bangsa.
Di negara kita ini , banyak generasi muda  yang mulai kehilangan pekerjaan. Sebab mereka tidak mampu bersaing di dunia kerja. Selain itu banyak , perusahaan asing dengan tenaga kerja asing yang lebih profesional dibanding kan tenaga kerja dalam negri.
Untuk itu di perlukan pendidikan setinggi tingginya bagi generasi muda bangsa Indonesia. Hal ini bertujuan agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dimasa yang akan datang.

1.2  RUMUSAN MASALAH
1.      Apa pengertian dari pendidikan
2.      Bagaimana sistem pendidikan tinggi yang baik bagi Indonesia?
1.3  TUJUAN PENULISAN
1.   Mengetahui apa itu pendidikan ?
2.   Mengetahui sistem pendidikan yang baik dan mampu bersaing dalam dunia kerja




      BAB II
PEMBAHASAN
2.1  pengertian pendidikan
Pendidikan merupakan kebutuhan yang seharusnya dipenuhi oleh masyarakat Indonesia. Karena pendidikan merupakan tujuan utama negara yang tercantum dalam dalam Ideologi bangsa Indonesia yakni Pancasila yang berbunyi “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”
Pendidikan dianggap sebagai kebutuhan yang penting bukan hanya di Indonesia saja bahkan  di seluruh penjuru Negara yang ada di Bumi memprioritaskan pendidikan sebagai kebutuhan yang sangat harus di penuhi, sebab  pendidikan adalah jalan utama untuk memajukan kehidupan generasi bangsa termasuk memajukan bangsanya.




2.2 PROBLEM PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA
72 Tahun Indonesia merdeka . Tetapi banyak pepatah mengatakan yang mengatakan Indonesia belum merdeka sepenuhnya. Sebab masalah ekonomi atau kemiskinan masih tersebar luas di seluruh negri yang di kenal kaya dan subur akan sumber dayanya.

Seperti yang sudah kita bahas tadi , tujuan utama dari bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa . Dalam Ideologi bangsa Indonesia “Pancasila” terutama sila ke lima berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Tetapi pada nyatanya hal tersebut belum terbukti sepenuhnya. Sebab dikalangan kita masih banyak orang miskin diantara orang kaya, sehingga tidak terlihat keadilan disitu. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan di Indonesia belum akurat.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu pengamat pendidikan di Indonesia , Dian Rosmania mengakui secara umum kualitas pendidikan perguruan tinggi masih rendah., Menurut dia. Setidaknya ada tiga masalah yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia

Pertama kulaitas tenaga pengajar
Kedua tuntutan akademik terlalu padat
Ketiga beberapa kampus masih membatasi ruang gerak untuk mahasiswanya menggelar kegiatan yang dianggap masih kontroversi atau berada di luar ideologi kampus


2.3  SISTEM PENDIDIKAN YANG BAIK

Tujuan utama dari pendidikan perguruan tinggi di Indonesia adalah menciptakan generasi muda yang memiliki pendidikan yang tinggi dan profesional di bidangnya. Sehingga, perlu sistem yang tepat untuk meningkatkan kualitas lulusan dari perguruan tinggi.
-Yang mempengaruhi sistem pendidikan adalah :
            1-Pendidik
Pendidik(dosen) dalam hal ini , harus bisa menguasai banyak mata pelajaran atau setidaknya menguasai betul pelajaran yang diajarkan, selain itu pendidik juga harus humoris dan harus bisa jadi motivator yang baik bagi mahasiswa, karena sebagaimana kita ketahui kebanyakan pendidik di Indonesia hanya mampu menguasai teori tapi kurang mampu mengaplikasikan ke mahasiswa dan dosen di Indonesia kebanyak membuat suasana kelas menjadi begitu tegang dengan kehadirannya.

            2-Fasilitas
Dalam perjalanan mencapai suatu tujuan kita pasti membutuhkan alat atau bahan penunjang. Sama halnya pada saat kita kuliah pastinya kita membutuhkan alat atau barang penunjang pendidikan.

            3-Standarisasi pendidikan
Semua sekolah atau perguruan yang tinggi yang ingin berhasil harus memiliki pendidikan yang valid dan teruji di onternasional agar.

            4-Perlindungan terhadap yang membutuhkan
Seperti yang kita ketahui tidak semua manusia sempurna baik secara fisik atau ekonomi ada yang keluarga nya mampu ada yang tidak , kenapa saya tulis perlindungan terhadap yang membutuhkan karena ada kekerasan dan dan pembullyan terhadap mereka dan itu selalu di tindak lanjuti oleh pihak sekolah atau kampus setelah semuanya terjadi atau setelah jatuh korban , dsini saya harap kepada setiap pihak bertanggung jawab agar memberikan hukuman yang berat atau yang setimpal kepada mereka yang  berkelakuan seperti yang saya tulis diatas .


BAB III
PENUTUP
3-1 KESIMPULAN
Perguruan tinggi perlu memiliki sistem perguruan tinggi yang rinci, mulai dari mahasiswa, kualitas sampai ke dosennya.







Referensi
Kompas
Kemendikbud
Sikpas.blogspot.co.id

dll

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Pndidikan Orde Lama Dan Orde Baru

Tugas Pendidikan Kewarganegaraan Muhammad Asyrafal Anam 33417393 2ID03 Perbedaan Pendidikan Pada Orde Lama dan Orde Baru Pengertian Pendidikan   adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pengertian Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau  untuk kemajuan lebih baik. Secara sederhana, Pengertian pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat mengerti, paham, dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. A.    Pendidikan masa orde lama Jika kita berbicara tentang kurikulum, maka sudah sepatutnya kita membicarakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta...
Tugas Pendidikan Kewarnegaraan Resensi bebrapa bagian bab 1-3   pada buku Pendidikan Kewarnegaraan Bab I Bagaimana hakikat pendidikan kewarnegaraan dalam mengembangkan kemampuan utuh sarjana atau professional ? Pendidikan kewarganegaraan mulai dikenal dalam pendidikan sekolah dapat digali dari dokumen kurikulum sejak tahun 1957 sebagaimana dapat diidentifikasi dari pernyataan Somantri (1972) bahwa pada masa Orde Lama mulai dikenal istilah: (1) Kewarganegaraan (1957); (2) Civics (1962); dan (3) Pendidikan Kewargaan Negara (1968). Pada masa awal Orde Lama sekitar tahun 1957, isi mata pelajaran PKn membahas cara pemerolehan dan kehilangan kewarganegaraan, sedangkan dalam Civics (1961) lebih banyak membahas tentang sejarah Kebangkitan Nasional, UUD, pidato-pidato politik kenegaraan yang terutama diarahkan untuk " nation and character building ” bangsa Indonesia. Bagaimana sumber politis PKn pada saat Indonesia memasuki era baru, yang disebut Orde Ba...
KEBUDAYAAN DAN CIRI KHAS SUKU BUGIS Di  susun oleh Andika Aji Ramadhan (30417692) Edhitia Rendani (31417864) Farrel Alfario Vicky Wobowo (32417225) Hanuna Hasymiya (32417668) M. Asyrafal Anam (33417393) Rizky Maulana Narendra Satria (35417350) Sumirza Ahmad Fauzi (35417799) UNIVERSITAS GUNADARMA JL. AKSES UI, KELAPA DUA, TUGU, CIMANGGIS, DEPOK JAWA BARAT 2017/2018 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala karuniaNya yang telah memberikan penulis kesehatan jasmani dan rohani sehinggan penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Kebudayaan dan Ciri Khas Suku Bugis”. Penyususnan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas soft skill atau ilmu sosial dasar tentang kebudayaan suku Bugis. Dalam makalah ini penulis menguraikan mengenai penjelasan suku Bugis yang kaya akan adat dan kesenian. Penulisan makalah ini sudah penulis selesaikan dengan sangat hati-hati dan maksimal. Semoga makalah ini dapat membantu ...